zwani.com myspace graphic comments

Senin, 08 Juni 2009

Manfaat Latihan Beban

KETAKUTAN wanita menjadi besar karena latihan beban adalah tak beralasan, karena secara normal kaum hawa tidak mungkin besar seperti pria. Menjamurnya pusat kebugaran di kota-kota di Indonesia merupakan bukti semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebugaran dan penampilan fisik.

Dahulu sebagian besar yang datang ke fitness center didominasi kaum pria, tapi kini para wanita pun sudah mulai meramaikan. Kaum hawa mulai menggemari latihan beban sebagai sarana untuk memperbaiki penampilan selain meningkatkan kebugaran tubuh.

Istilah latihan beban meliputi penggunaan barbel, dumbell, serta peralatan mekanis lain yang digunakan untuk meningkatkan kebugaran dan memperbaiki bentuk tubuh. Program latihan beban pada wanita dan pria umumnya sama.

Namun wanita mempergunakan beban-beban atau tahanan yang lebih ringan daripada pria. Apabila latihan beban dilakukan benar dan intensif, banyak keuntungan yang bisa dipetoleh.

Berikut ini adalah beberapa manfaat latihan beban yang bisa dinikmati pria dan wanita. Namun karena masih ada salah pengertian mengenai latihan beban untuk wanita, ada baiknya kaum hawa lebih memperhatikan dan mempertimbangkan manfaat yang tertera untuk kepentingannya sendiri.

Kekuatan Cardiovascular

Meningkatkan kebutuhan oksigen selama latihan beban dapat meningkatkan distribusi aliran darah ke otot sehingga terjadi peningkatan jumlah darah yang dipompakan jantung setiap menit. Hal ini memberikan bukti bahwa latihan beban memberikan hasil yang baik dalam menjaga dan memperbaiki fungsi-fungsi organ tubuh, khususnua cardiovascular (jantung, peredaran darah dan pernapasan).

Selain meningkatkan kekuatan cardiovascular, keuntungan latihan beban adalah menurunkan lemak dan kolesterol dalam darah, meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh dan mengurangi risiko terjadinya stroke.

Berdasarkan penelitian, wanita yang menjalani latihan beban 30 menit/minggu bisa mengurangi salah satu risiko penyakit jantung sampai 20%. Menurut George A Kelley, individu yang melakukan latihan beban secara progresif, terjadi penurunan tekanan darah 2% pada sistolik dan 4% pada diastolik.

Latihan beban melatih otot untuk membakar kalori lebih banyak. Semakin banyak otot yang dilatih kian banyak energi yang dibutuhkan sehingga dapat memaksimalkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

Kekuatan adalah kemampuan untuk mengeluarkan tenaga secara maksimal dalam satu gerakan. Pengukurannya dengan menentukan satu repetisi maksimal (RM) yang dilakukan pada setiap jenis latihan. Kekuatan rata-rata wanita adalah 60%-63% dari rata-rata pria.

Wanita memiliki kepatan otot atau jumlah serat otot yang lebih sedikit daripada pria, namun kualitas serat otot wanita sama dengan pria. Dengan menjalani program latihan beban, hipertropi (pembesaran) otot pada wanita tak akan sama dengan laki-laki. Hal ini dikarenakan kadar hormon testosteron (hormon anabolik yang memegang peranan dalam pembangunan otot) pada pria 10 kali lebih besar dari wanita.

Peningkatan kualitas dan kekuatan otot pada wanita tetap ada. Namun hipertropi otot yang terjadi sangat kecil. Ketakutan wanita menjadi besar karena latihan beban adalah tak beralasan, karena secara normal wanita tidak mungkin besar seperti pria. Setelah usia 25 tahun, wanita yang tak menjalani latihan beban mengalami penurunan massa otot sebesar 1,5 pound (681 gram) per tahun. Latihan beban yang teratur bisa mencegah penurunan massa otot itu.

Meningkatkan Fleksibilitas

Latihan beban dengan teknik yang tepat dan terkendali, bisa meningkatkan kekuatan untuk semua gerakan sendi dan meningkatkan fleksibilitas, serta mengurangi kemungkinan terjadinya cedera. Tak ada bukti yang menunjukkan bahwa latihan beban bisa mengurangi fleksibilitas atau koordinasi motorik.

Efek positif yang bisa didapat dari latihan beban adalah meningkatnya koordinasi otot ke tingkat yang lebih baik. Lakukan peregangan, sebelum dan sesudah latihan beban, dan setiap posisi peregangan ditahan selama enam sampai 10 detik.

Peregangan berguna untuk meningkatkan fleksibilitas dan membantu mempercepat penyembuhan sakit otot, serta mencegah cedera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar